Dipublish pada 30 September 2025, 12:26:38 WITA
Bidang
Tanggal
Pukul
Dalam rangka mengoptimalkan layanan digital desa, Pambakal Simpang Tiga, Ikromi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus peluncuran Aplikasi Smart Kampung Manis versi 2.0 yang digelar di Aula Islamic Center pada Selasa (30/9/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Banjar, H. M. Aidil Basith. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Smart Kampung Manis 2.0 merupakan bentuk keberlanjutan program digitalisasi desa yang diharapkan mampu mempercepat pelayanan administrasi, meningkatkan efektivitas, serta menjamin transparansi dalam proses layanan publik di tingkat desa.
Versi terbaru Smart Kampung Manis ini dilengkapi dengan berbagai pembaruan fitur yang dirancang untuk mempermudah pengurusan surat-menyurat dan layanan administratif warga desa. Aplikasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong desa-desa di Kabupaten Banjar menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ikromi, selaku Pambakal Simpang Tiga, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap kehadiran aplikasi ini. Ia menegaskan bahwa Desa Simpang Tiga sebagai salah satu pilot project siap mengimplementasikan Smart Kampung Manis 2.0 secara maksimal demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dengan adanya Smart Kampung Manis 2.0, kami berharap pelayanan di Desa Simpang Tiga semakin cepat, mudah, dan efisien. Masyarakat dapat mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus terbebani prosedur yang rumit,” ujar Ikromi.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan penghargaan kepada Diskominfo Kabupaten Banjar atas konsistensinya dalam mengawal transformasi digital desa. Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan responsif.
Rakor ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa se-Kabupaten Banjar. Para peserta diharapkan dapat segera mengimplementasikan Smart Kampung Manis 2.0 di desanya masing-masing, sehingga seluruh masyarakat desa dapat menikmati layanan digital yang lebih cepat, terintegrasi, dan inovatif.