Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Baznas Kabupaten Banjar Resmikan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Desa Simpang Tiga

Baznas Kabupaten Banjar Resmikan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Desa Simpang Tiga

Simpang Tiga, 2 Juni 2025 — Pemerintah Desa Simpang Tiga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjar secara resmi meresmikan dua unit rumah hasil program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang diperuntukkan bagi dua warga penerima manfaat, yakni Syamsuri, warga RT 004, dan Imai, warga RT 001. Kegiatan peresmian tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 2 Juni 2025, dan menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Program bedah rumah ini merupakan implementasi dari skema pembiayaan kolaboratif antara Dana Desa dan dana zakat yang dikelola Baznas Kabupaten Banjar. Inisiatif ini mencerminkan semangat sinergi antara pemerintah desa dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan keadilan sosial serta pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan hunian yang layak dan aman. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Baznas Kabupaten Banjar, Drs. H. M. Yuseran Ya'cub, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran aktif Pemerintah Desa Simpang Tiga dalam mendorong terciptanya kolaborasi yang progresif. "Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Simpang Tiga atas inisiatif dan komitmennya dalam mewujudkan program bedah rumah ini. Ini merupakan yang pertama kalinya Baznas Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan bedah rumah melalui pola dana sharing dengan pemerintah desa. Semoga bantuan ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi titik awal perubahan kualitas hidup para penerima manfaat," ujar Yuseran. Sementara itu, Pambakal Simpang Tiga, Ikromi, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa program ini merupakan refleksi dari kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi sosial masyarakat. "Kegiatan bedah rumah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kami dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal dalam kondisi yang tidak layak huni. Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banjar atas dukungan dan kontribusinya. Kami juga mengapresiasi pihak Kecamatan Mataraman yang turut memfasilitasi berbagai proses dalam pelaksanaan program ini," ucap Ikromi. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar sinergi ini dapat terus berlanjut dan meluas, sehingga semakin banyak warga desa yang memperoleh akses terhadap tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Dalam rangkaian acara peresmian, Baznas Kabupaten Banjar juga turut menyelenggarakan kegiatan sosial lainnya, seperti pembagian paket sembako kepada warga sekitar serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kecamatan Mataraman, Kasi Kesejahteraan dan Sosial Kecamatan Mataraman, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Simpang Tiga, serta masyarakat setempat yang hadir dengan antusias.

Layanan Masyarakat

1 tahun yang lalu

Para Petani Keluhkan Rusaknya Bibit Padi Akibat Banjir, Pemerintah Desa Simpang Tiga Sigap Tanggap Salurkan Bantuan!!

Para Petani Keluhkan Rusaknya Bibit Padi Akibat Banjir, Pemerintah Desa Simpang Tiga Sigap Tanggap Salurkan Bantuan!!

Para petani di Desa Simpang Tiga mengeluhkan rusaknya bibit padi akibat terendam banjir yang melanda wilayah mereka. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sawah-sawah terendam banjir selama lebih dari kurun waktu seminggu, sehingga bibit padi yang telah disemai menjadi busuk dan tidak dapat digunakan kembali. Menanggapi permasalahan tersebut, pada Jum'at, 7 Februari 2025 Pemerintah Desa (Pemdes) Simpang Tiga bergerak cepat dengan membagikan bibit padi baru berkualitas kepada para petani terdampak. Sebanyak 13 sak bibit padi disalurkan langsung oleh Pambakal Desa Simpang Tiga, Ikromi, dengan didampingi oleh Kepala Lingkungan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Ketua RT. Bantuan ini diberikan kepada lebih dari 100 petani yang mengalami kerugian akibat banjir. Ikromi menyampaikan bahwa hal ini merupakan wujud peduli nyata sigap tanggap Pemdes Simpang Tiga dalam menanggapi keluhan masyarakat agar terus menjaga ketahanan pangan di desa. “Kami memahami kesulitan yang dihadapi para petani akibat bencana banjir ini. Oleh karena itu, kami selaku Pemerintah Desa segera mengambil langkah untuk membantu dengan membagikan bibit padi yang baru agar mereka bisa segera kembali bertani,” ujar Ikromi. Bantuan ini disambut dengan antusias oleh para petani, yang merasa sangat terbantu dalam menghadapi dampak buruk dari bencana banjir. Mereka berharap ke depannya pemerintah dapat terus memberikan dukungan agar sektor pertanian tetap berjalan meski menghadapi kendala cuaca ekstrem. Langkah cepat Pemdes Simpang Tiga ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, terutama para petani yang menjadi tulang punggung perekonomian desa. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan produktivitas pertanian dapat segera pulih dan kesejahteraan petani tetap terjaga.

Layanan Masyarakat

1 tahun yang lalu

Program Pengabdian DRTPM 2024 FMIPA ULM: Pelatihan Manajemen Pemanfaatan Data Kesehatan Ibu dan Anak bagi Kader Posyandu dan PKK Desa Simpang Tiga

Program Pengabdian DRTPM 2024 FMIPA ULM: Pelatihan Manajemen Pemanfaatan Data Kesehatan Ibu dan Anak bagi Kader Posyandu dan PKK Desa Simpang Tiga

Simpang Tiga, 28 Oktober 2024 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lambung Mangkurat (FMIPA ULM) kembali melanjutkan Program Pengabdian kepada Masyarakat DRTPM 2024, kali ini pada Tahap 2, berupa Pelatihan Manajemen Pemanfaatan Data Kesehatan Ibu dan Anak menggunakan Google Form dan Google Looker Studio. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Mataraman ini diikuti oleh Kader Posyandu dan PKK Desa Simpang Tiga. Dalam sambutannya, Camat Mataraman, Heryanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelatihan ini. Beliau berharap keterampilan yang diperoleh Kader Posyandu dan PKK Desa Simpang Tiga dapat diaplikasikan untuk meningkatkan kinerja, sekaligus menjadi model bagi 14 desa lainnya di Kecamatan Mataraman. "Dengan pelatihan ini, kami harapkan para kader dapat lebih efektif dalam mencatat dan menganalisis data kesehatan ibu dan anak, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan di desa," ujarnya. Dewi Anggraini, Ketua DRTPM, menekankan bahwa program ini adalah kelanjutan dari Tahap 1 yang sebelumnya telah dilaksanakan. "Kegiatan ini merupakan wujud keseriusan kami dalam memberikan pembinaan bagi Kader Posyandu dan PKK agar mereka dapat mengembangkan keterampilan dan kinerja dalam mendukung kesehatan masyarakat," jelas Dewi. Mahasiswa dari ULM turut ambil peran sebagai instruktur, memberikan pelatihan teknis penginputan data melalui Google Form dan visualisasi data dengan Google Looker Studio. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada penginputan data menggunakan website SIHAT SIGAR (Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Desa Simpang Tiga, Kabupaten Banjar) yang dirancang untuk mendukung monitoring kesehatan di desa. Pambakal Desa Simpang Tiga yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan rasa terima kasih kepada DRTPM ULM. "Kami sangat berterima kasih atas program ini, yang tentunya sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kader Posyandu dan PKK kami. Diharapkan hasil dari pelatihan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Simpang Tiga," ungkapnya. Hadir dalam acara ini Camat Mataraman, Pambakal Desa Simpang Tiga, Ketua TP PKK Desa Simpang Tiga, Perangkat Desa Simpang Tiga, serta Kader Posyandu dan PKK Desa Simpang Tiga. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengelolaan data kesehatan di desa dan menjadi landasan bagi pengembangan program kesehatan masyarakat lebih lanjut.

Layanan Masyarakat

1 tahun yang lalu

Membangun Generasi Unggul: Pemdes Simpang Tiga Menggelar Pelatihan Public Speaking dan Literasi Digital

Membangun Generasi Unggul: Pemdes Simpang Tiga Menggelar Pelatihan Public Speaking dan Literasi Digital

Pemerintah Desa Simpang Tiga menggelar pelatihan bidang kepemudaan dengan tema Public Speaking dan Literasi Digital. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum serta literasi digital bagi para pemuda setempat, Rabu (31/7/2024). Dalam sambutannya, Ikromi pambakal Desa Simpang Tiga menegaskan bahwa terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk dorongan dan kepedulian pemerintah desa terhadap kelompok pemuda dan lembaga kepemudaan yang ada di desa. Pada sesi pertama, pelatihan public speaking, Pemdes Simpang Tiga menghadirkan Sekcam Mataraman, Hj. Noor Aida sebagai narasumber ahli di bidangnya. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tata cara dan teknik berbicara di depan umum. Tidak hanya memberikan teori, beliau juga mengajak para peserta untuk mempraktekkan langsung teknik-teknik yang telah disampaikan. Sesi kedua dilanjutkan dengan materi mengenai literasi digital yang dibawakan oleh Hamdiani, Duta Digital Kabupaten Banjar. Dalam sesi ini, Hamdiani menjelaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, etika dan budaya bersosial media serta keamanan digital terkait data pribadi dan link berbahaya. Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai cara menjaga keamanan data pribadi dan mengenali potensi ancaman di dunia maya. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekcam Mataraman, Kasi PM Mataraman, Pambakal Desa Simpang Tiga, Badan Permusyawaratan Desa, Ketua TP-PKK, Duta Digital Kabupaten Banjar, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Babinsa, serta kelompok pemuda setempat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para peserta dalam mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum serta meningkatkan pemahaman literasi digital mereka.

Layanan Masyarakat

1 tahun yang lalu

Giat Cegah Penyakit Menular, Desa Simpang Tiga Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit TBC

Giat Cegah Penyakit Menular, Desa Simpang Tiga Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit TBC

Desa Simpang Tiga menggelar acara sosialisasi pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) sekaligus melaksanakan Pos Pelayanan Terpadu (Posbindu) yang berkolaborasi dengan Puskesmas Mataraman. Acara ini diselenggarakan di Balai Desa Simpang Tiga pada Senin (6/5/2024). Kegiatan ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit menular tersebut. Desa Simpang Tiga bekerjasama dengan UPT Puskesmas Mataraman dalam pelaksanaan kegiatan ini, menunjukkan komitmen bersama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi yang berharga tentang TBC, termasuk cara penularannya, gejala yang perlu diwaspadai, dan langkah-langkah pencegahan yang efektif. Sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penyakit ini, tetapi juga memberikan pengetahuan praktis untuk mencegah penyebarannya. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan masyarakat bisa melakukan langkah-langkah preventif yang tepat untuk melindungi diri mereka dan orang-orang di sekitarnya. Selain sosialisasi pencegahan TBC, kegiatan ini juga mencakup pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posbindu) yang memberikan layanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara Desa Simpang Tiga dan UPT Puskesmas Mataraman, masyarakat dapat memeriksakan kesehatan mereka secara rutin, mendapatkan informasi kesehatan yang berguna, serta berkonsultasi dengan tenaga medis profesional. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit menular seperti TBC. Dengan edukasi yang diberikan dan layanan kesehatan yang mudah diakses, diharapkan angka kasus TBC dapat ditekan, serta kesehatan masyarakat Desa Simpang Tiga menjadi lebih baik secara keseluruhan. Dalam rangka mendukung upaya pencegahan penyakit menular ini, penting bagi masyarakat untuk terus melakukan edukasi, pemeriksaan kesehatan secara rutin, dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semoga kegiatan sosialisasi pencegahan TBC di Desa Simpang Tiga menjadi langkah awal yang positif dalam membentuk masyarakat yang lebih peduli akan kesehatan bersama-sama.

Layanan Masyarakat

2 tahun yang lalu