Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Majelis Darussunnah Desa Simpang Tiga Gelar Tabligh Akbar dan Safrah Amal

Majelis Darussunnah Desa Simpang Tiga Gelar Tabligh Akbar dan Safrah Amal

Panitia Majelis Darussunah menggelar Tabligh Akbar sekaligus safrah amal dan lelang penggalangan dana pembangunan Majelis Ta’lim Darussunah Desa Simpang Tiga Pimpinan Habib Ja’far Shadiq Al Baghaits Ba’alawi, Jum'at (4/8/2023). Turut Hadir dalam Acara tersebut Ust. Hassanuddin Al Banjari (Uas Banjar), Guru Muhammad Yanor, Habib Muhammad Al Haddar, Para Ulama, dan Para Habaib. Selain dihadiri oleh para ulama, juga dihadiri Pejabat Pemerintahan yakni Bapak Ikromi selaku Pembakal Desa Simpang Tiga, Anggota TNI dan Kepolisian, para tokoh masyarakat dan pecinta ilmu agama. Acara ini dimulai dengan pembacaan Maulid Habsyi kemudian dilanjutkan dengan lelang amal yang dipimpin oleh Ust. Hasanuddin (Uas Banjar). Barang yang dilelang seperti sorban, sarung, kerudung, jubah, sajadah kue, buah dan yang lainnya. Kemudian acara di lanjutkan dengan ceramah oleh Guru Muhammad Yanor. Dalam tausiyahnya, Beliau menceritakan tentang keteladanan yang dapat diambil dari seorang Wali Allah SWT yaitu Imam Ghazali Rahimakumullah.  Diungkap Ustadz Hasannudin Al Banjary, hasil yang diperoleh dari safrah dan lelang amal sebesar 93 Juta, semuanya dialokasikan untuk pembangunan Majelis Ta’lim Darussunah Desa Simpang Tiga. Pambakal Simpang Tiga mengungkapkan rasa syukur dan mengucapakan terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam acara dan mengapresiasi antusias masyarakat dalam penghimpunan dana tersebut. Lebih lanjut beliau berharap acara tersebut dapat terselenggara untuk tahun-tahun kedepan. Kegiatan lelang barang untuk pengumpulan dana pembangunan majelis ini dinilai banyak memiliki manfaat yang baik. Selain menjadi ladang beramal, kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi sesama warga Desa Simpang Tiga ataupun warga lain yang ikut datang dalam lelang tersebut.

Religi

2 tahun yang lalu

Pisah Sambut KKN PPM ULM dan KKN UMB Di Desa Simpang Tiga

Pisah Sambut KKN PPM ULM dan KKN UMB Di Desa Simpang Tiga

  Setelah sebulan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Simpang Tiga, tepat pada hari ini Senin, 31 Juli 2023 KKN PPM Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru mengadakan acara perpisahan yang bertempat di Balai Desa Simpang Tiga. Kegiatan ini dihadiri oleh Pembakal Desa Simpang Tiga, Ketua PKK Desa Simpang Tiga, Babinsa, Seluruh Aparatur Pemerintahan Desa, Ketua BPD Simpang Tiga, Tokoh Masyarakat, Dosen Pendamping KKN PPM ULM dan Dosen Pendamping KKN UMB yang juga turut hadir dalam acara ini. Dalam kegiatan ini Mahasiswa KKN PPM ULM menyampaikan banyak terimakasih kepada pemerintah Desa yang mana selama ini telah membantu dalam penyelesaian kegiatan program kerja yang dilaksanakan di Desa Simpang Tiga ini. Kepala Desa Simpang Tiga Bapak Ikromi menyampaikan dalam sambutannya, "Kami sangat berterima kasih kepada seluruh adik-adik mahasiswa KKN yang mana selama ini telah mengabdi di Desa kami, semoga apa yang di dapat di desa kami menjadi ilmu dan pengalaman yang bermanfaat untuk kedepannya". Acara ini juga dibarengi dengan penyambutan Mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang juga akan melaksanakan kegiatan KKN di Desa Simpang Tiga, dan ini juga menjadi kali ketiga Desa Simpang Tiga menjadi tempat tujuan pengabdian mahasiswa untuk melaksanakan KKN, sekaligus menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Desa Simpang Tiga. Acara ini ditutup dengan pembacaan do'a bersama dan penyerahan cinderamata dan kenang-kenangan dari Mahasiswa KKN serta sesi foto bersama.

Sosial

2 tahun yang lalu

Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Lokal: Potensi dan Tantangan di Desa Simpang Tiga

Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Lokal: Potensi dan Tantangan di Desa Simpang Tiga

Desa Simpang Tiga yang memiliki luas daerah 702.18 Ha dan sebagian besar warganya bekerja sebagai petani dan pekebun sehingga warganya sangat mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan, terutama saat musim panen telah tiba. Pada musim ini, ada dua jenis padi yang dapat dipanen yaitu padi jenis Inpari dan padi jenis Siam. Padi jenis Inpari dapat dipanen dua kali dalam setahun, sayangnya varietas ini lebih disukai hama dibandingkan jenis Siam yang dipanen hanya sekali dalam setahun. Perlu diketahui bahwa setiap varietas padi memiliki siklus pertumbuhan yang berbeda-beda, sehingga masa panennya juga dapat bervariasi. Varietas padi yang memerlukan waktu pertumbuhan lebih cepat cenderung dapat dipanen lebih sering dalam satu tahun. Padi jenis ini menawarkan peluang baru bagi petani untuk meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka karena dapat dipanen dua kali dalam setahun. Petani di Desa Simpang Tiga memilih untuk lebih banyak menanam padi Siam (varietas padi lokal) dibandingkan padi Inpari (Inovasi Padi Unggul) karena ketahanannya terhadap hama yang mengancam pertanian. Padi Siam, yang telah ditanam secara turun-temurun oleh petani, menunjukkan ketahanan yang teruji terhadap berbagai jenis hama yang biasanya menyerang tanaman padi. Varietas ini telah beradaptasi dengan baik dengan lingkungan setempat selama bertahun-tahun, sehingga dapat menghadapi tantangan dari serangan hama dan penyakit yang sering muncul. Hasil panen musim ini menunjukkan progres yang positif, meskipun para petani tetap menghadapi berbagai tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Kerjasama antara petani, pemerintah, dan para ahli pertanian menjadi kunci untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dan mencapai ketahanan pangan di wilayah Mataraman. Para ahli pertanian dan pihak berwenang terus melakukan investigasi lebih lanjut mengenai preferensi hama terhadap padi Inpari dan mencari solusi untuk mengatasi masalah pengairan selama musim hujan. Dengan pendekatan yang tepat dan kerjasama yang kuat, diharapkan petani dapat menghadapi tantangan ini dan memanfaatkan potensi penuh dari padi Inpari yang dipanen dua kali setahun. Petani di Desa Simpang Tiga menggunakan hasil panen padi sebagai cadangan makanan selama setahun hingga musim panen tiba kembali. Dimana padi yang telah dipanen diolah dan disimpan dengan baik untuk menjadi sumber makanan utama warga desa selama periode antar panen. Langkah ini memberikan kepastian bahwa makanan tersedia dalam jumlah yang mencukupi hingga musim panen tiba kembali. Pendekatan ini telah memberikan stabilitas pangan bagi warga desa selama periode antar panen. Langkah ini juga membantu desa untuk mengurangi ketergantungan pasokan makanan dari luar wilayah. Para petani berharap bahwa langkah ini akan menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan (Penyusun-Tim KKN-PPM ULM 2023).

Pekerjaan & Pendidikan

2 tahun yang lalu

Sosialisasi Pemanfaatan Dan Pelatihan Data Desa Cantik

Sosialisasi Pemanfaatan Dan Pelatihan Data Desa Cantik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten banjar yang bekerjasama dengan KKN-PLM Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan pelatihan Desa Cantik (Cinta Statistik) yang bertempat di balai Desa Simpang Tiga, Senin (17/7/2023).   Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang Desa Cantik, yang juga dikenal sebagai "Desa Cinta Statistik," serta memberikan pemahaman tentang konsep dasar pengelolaan dan analisis data. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan contoh praktis tentang pengelolaan dan analisis data dalam berbagai situasi, serta pelatihan langsung dalam menggunakan perangkat lunak seperti Ms. Excel atau alat lain yang relevan.   Desa Simpang Tiga sebagai salah satu Desa Cantik di Kabupaten Banjar adalah contoh nyata bagaimana statistik dapat membantu meningkatkan pengelolaan dan kehidupan di daerah tersebut. Melalui penerapan prinsip-prinsip statistik, Desa Cantik telah berhasil mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan untuk memahami tantangan dan peluang yang ada di wilayah mereka. Data-data ini digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola sumber daya, mengidentifikasi masalah, dan merencanakan pembangunan yang berkelanjutan. Pada kegiatan ini, peserta yang merupakan perangkat Desa Simpang Tiga akan diberikan penjelasan mendalam tentang konsep dasar pengelolaan data, termasuk pentingnya diagram dan visualisasi dalam menyajikan informasi secara efektif. Mereka akan belajar bagaimana mengumpulkan data dengan benar, menganalisisnya menggunakan alat bantu statistik, dan menginterpretasikan hasil yang diperoleh. Peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana data dapat memberikan wawasan berharga untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Selain penjelasan teoritis, acara ini juga akan menyajikan contoh praktis tentang pengelolaan dan analisis data dalam berbagai situasi. Peserta akan melihat studi kasus nyata dari Desa Cantik dan bagaimana mereka telah berhasil mengatasi tantangan dengan memanfaatkan data secara efektif. Contoh praktis ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana data dapat digunakan dalam konteks nyata dan memberikan manfaat yang signifikan bagi komunitas.   Selama sesi pelatihan langsung, peserta akan diajak untuk menggunakan perangkat lunak seperti Ms. Excel atau alat lain yang relevan untuk mempraktikkan keterampilan dalam mengelola dan menganalisis data. Mereka akan mendapatkan panduan langkah demi langkah tentang cara menggunakan perangkat lunak tersebut untuk melakukan tugas-tugas seperti pengolahan data, pembuatan grafik, dan analisis sederhana. Pelatihan ini akan memberikan kepercayaan diri kepada peserta untuk menerapkan keterampilan tersebut di tempat kerja atau dalam proyek pribadi mereka.   Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang betapa pentingnya statistik dalam pengambilan keputusan yang efektif, tetapi juga memberikan contoh praktis dan pelatihan langsung untuk mempraktikkan keterampilan dalam mengelola dan menganalisis data.

Layanan Masyarakat

2 tahun yang lalu